Di musim sakit, banjir, hujan & cuaca yg tidak menentu seperti sekarang ini stok darah tidak dapat memenuhi banyaknya permintaan yg ada. Untuk darah O saja yg notabene nya paling dominan, sulit sekali mencari pendonornya. Bagaimana dengan darah AB yg paling sulit & jarang ditemui..??
Ga semua orag memang bersedia menjadi pendonor dengan berbagai macam alasan mereka yg harus kita hargai. Sekalinya bersedia pun, tubuh mereka tidak fit krn faktor cuaca. 2 hari ini saya sempat dibuat kaget dengan banyaknya permintaan darah O, darah yg paling dominan & banyak dimiliki oleh masyarakat kita. Orang bilang nyari O mah gampang, tapi kenyataannya tidak seperti itu. Tidak banyak orang yg bersedia menjadi pendonor. Sampai akhirnya keluarga pasien menggunakan jasa calo darah yg banyak berkeliaran di PMI Pusat. Tau berapa biaya yg ditawarkan calo tersebut? 400rb per kepala! Bayangkan jika pasien membutuhkan lebih dari 5 orang pendonor... Berapa biaya yg harus dikeluarkan? Bahkan ketika saya meminta ksediaan teman untuk menjadi pendonor, ada yg mengatakan 'gw dikasi apa / gw dibayar brp?' Atau bahkan yg dengan entengnya jawab 'males ahh' #CumaBisaTepokJidat&Elus2Dada #miris.
Miris rasanya melihat masih ada orang yg mencari keuntungan dari penderitaan orang lain/mengharapkan imbalan dari kesulitan orang lain. Berempatilah! Karena tidak selamanya kamu sehat terus. Bayangkan jika itu terjadi padamu / keluargamu / orang-orang yg kamu cintai... Apakah kamu masih bisa mengatakan 'bodo amat ah'??
Gusti Allah memberikan kita darah & tubuh yg sehat for free! Lantas kenapa kita mengharapkan imbalan dr sesuatu yg kita terima secara cuma2? Mengapa kita tidak meneruskan seluruh kebaikan yg kita terima ini kepada mereka yg membutuhkan...?? Memang mau jika nanti Sang Maha meminta bayaran kepadamu atas darah & tubuh sehatmu? Mampu kamu membayarnya? Donasikanlah darahmu dengan ikhlas & gratis. Kebaikan yg kamu tanam, akan berbuah kebaikan pula. Mari kita bersinergi dalam melakukan perbuatan baik. Hari ini, esok, & sepanjang hidup kita. #Positivemizer #PreciousLife


Tidak ada komentar:
Posting Komentar